May 5, 2011

Waktu Fajar

Nikmat Tuhan yang mana satukah kita dustakan?

Pagi ini saya belajar satu perkara lagi. Belajar melihat langit bagi melihat masuknya waktu Subuh dalam penerbangan.

Biasanya, ketika dalam penerbangan, ayah mengejutkan kami sekeluarga merujuk supaya bersolat Subuh.

Kali ini, saya harus bertanya siap-siap kepada ayah. Kata ayah, "Awan akan berada dalam satu garisan lurus, dan warna langit belum cerah lagi. Namun, ia bukan warna langit malam. Itulah waktu fajar."

Nikmat Tuhan mana satukah kita dustakan?

Waida Yusof,
2 Mei 2011
Royal Brunei Airlines.
BlogBooster-The most productive way for mobile blogging. BlogBooster is a multi-service blog editor for iPhone, Android, WebOs and your desktop

No comments:

Post a Comment